|
Pasbar, Haluan — Komit¬men Bupati Pasaman Barat dalam memberantas illegal logging (pembalakan liar) terus di¬ujudkan. Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Baharuddin, ber¬sama dengan tim terpadu ber¬hasil mengamankan sedikit¬nya 9 kubik kayu ilegal jenis ikir, di Kecamatan Ranah Bata¬han. |
|
Read more...
|
|
Padang Ekspres, Rabu, 01/02/2012 Padang, Padek—Masyarakat Nagari Guguakmalalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar mengadu ke Gubernur Sumbar Irwan Prayitno soal keberadaan PLTA Singkarak. Mereka menilai PLTA Singgkarak berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Penampungan air dilakukan PLTA saat hujan berdampak pada terendamnya lahan pertanian. Sebaliknya, saat musim kemarau PLTA menguras air danau sampai tingkat kritis, sehingga berakibat kepada pengikisan dan abrasi pantai. |
|
Read more...
|
|
|
Rabu, 25 Januari 2012 di kantor Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Daerah (BAPEDALDA) Sumatera Barat telah disepakatinya ANDAL Rencana Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batang Karimo Kecamatan Lubuk Tarok (IKK) Kabupaten Sijunjung, setelah sebelumnya dilakukan penilaian oleh Komisi Amdal. Sidang komisi ini merupakan sidang kelima (finising) setelah perbaikan dimana sidang pertamanya sudah dilaksanakan sejak bulan Agustus 2011. Dokumen Andal ini disepakati dengan beberapa catatan yang harus dilaksakan oleh pihak pemrakarsa. Penandatanganan berita acara diwakili oleh perwakilan tim penilai Komisi. untuk perwakilan masyarakat di wakili oleh walinagari dan wali Jorong nagari Lalan dan Lubuak Tarok. |
|
Read more...
|
|
|
Oleh : Harry Kurniawan Chaniago Berkegiatan di Perkumpulan Qbar, Padang Perjalanan panjang di tahun lalu menemui sebuah titik tentang diskursus agraria di negeri ini. Karut marut tentang agraria semakin terang benderang dengan banyaknya konflik-konflik yang tak berkesudahan, selesai yang satu tumbuh lagi konflik yang baru, bak pepatah “mati satu tumbuh seribu”. |
|
Read more...
|
|
|
PADANG--MICOM: Sebanyak 6.670 petani kepala keluarga petani di Sumatra Barat (Sumbar) menjadi korban konflik agraria sepanjang 2011. Kelompok masyarakat sipil yang ada di Sumbar pun mencatat 218 konflik agraria yang ada didominasi perkebunan kelapa sawit berskala besar dengan areal konflik seluas 119.229 hektare. |
|
Read more...
|
|
Pers Release Sumatera Barat hingga 2011 tercatat 218 konflik Agraria yang didominasi oleh Perkebunan Kelapa Sawit berskala besar dengan areal konflik seluas 119.229 Ha yang melibatkan kelompok bisnis (52 Perusahaan) dan Negara dengan korban 6.670 Kepala Keluarga Petani, 102 nagari dan korban kriminalisasi sebanyak 64 orang. |
|
Read more...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 1 - 6 of 176 |